This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 09 Oktober 2013

Pengertian Dan Fungsi CSS (Cascading Style Sheet) Di Website






                                                                                                          


          "Sebelum kita lanjut ada baiknya kita pahami terlebih dahulu mengenai HTML"


CSS mempunyai pengertian sebagai alat/fasilitas yang dapat mewariskan atrribut pada sebuah tag html dan berfungsi untuk mempercantik sebuah tampilan dokumen. Apakah langsung dituliskan kedalam dokumen HTML atau secara terpisah. Dengan adanya CSS maka kita dapat dengan mudah merubah tampilan atau attribut sebuah tag HTML. Seperti merubah warna background & teks, paragraph, ukuran huruf, templates website dan sebagainya. 

Wah kayaknya masih banyak yang bingung!!!!! Ok kita langsung saja ke contoh penggunaan CSS pada dokumen HTML:

Pertama, penulisan CSS secara Inline style sheet atau langsung kedalam tag HTML.

<html>
<head>
<title>Inline Style Sheet</title>
</head>
<body bgcolor="FFFFFF">
<p id="ex_1">Contoh paragraph tanpa menggunakan CSS</p>
<p id="ex_2" style="font-size:14pt;">Contoh paragraph menggunakan CSS, besar huruf 14 pt</p>
<p id="ex_3" style="font-size:18pt; color:blue;">Contoh paragraph menggunakan CSS, besar huruf 18 pt dan berwarna biru</p>
</body>
</html> 

kata yang berwarna merah adalah attribute style yang berfungsi merubah ukuran dan warna tulisan. Untuk mencobanya Anda bisa lakukan copy & paste kode program di atas atau dibawah ini. caranya: buka notepad -->paste kode program --> simpan --> "index.html" (jangan lupa untuk menambahkan tanda petik pada nama file) --> selesai --> langsung uji coba.

Dapat dijadikan catatan, ketika kita merubah attribut style sebuah tag HTML maka tidak akan merubah attribut tag HTML yang lain dikarenakan penulisan style sheet ini bersifat independent atau berdiri sendiri.



Kedua, penulisan CSS secara embedded style sheet 

CSS didefinisikan diantara tag pembuka <style>...</style> diletakkan di atas tag <body> OK jika masih bingung langsung saja kita menuju contoh penulisannya. Pasti dijamin ngerti.....

<html>
<head>
<title>Embedded Style Sheet</title>
</head>
<style>
    body{background:#0000FF; color:#FFFF00; margin-left:0.5in}
    H1{font-size:16pt; color:yellow}
    P{font-size:12pt; font-family:arial; text-indent:0.5in}
</style>

<body>
<H1 id="ex_1">Header Berwarna Kuning</H1>
<P id="ex_2">Paragraph 1 mempunyai format ukuran font 12pt, tipe font Arial dan berindentasi 0.5 in. Semua dokumen mempunyai margin kiri sebesar 0.5 inch dan berwarna #0000FF , didefinisikan pada attribut tag <body>...</body> </P>
</body>
</html>

Kata yang diberi warna merah adalah pendefinisan CSS secara embedded style sheet, jika kita melakukan perubahan attribut tag HTML maka tag HTML yang ada di dokumen akan berubah semua. misalnya: kita rubah attribut color:yellow pada tag H1 dengan color:black maka semua tag H1 di dalam dokumen akan mengalami perubahan.

Seperti yang sebelumnya, Anda pun dapat melakukan CoPas (copy --> paste) kode HTML beriktu untuk dicoba sendiri. 



Definisi Cascanding Style Sheet (CSS) Keuntungan dan Kekurangan CSS

Cascading Style Sheet (CSS) merupakan salah satu bahasa pemrograman web untuk mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan seragam.

Sama halnya styles dalam aplikasi pengolahan kata seperti Microsoft Word yang dapat mengatur beberapa style, misalnya heading, subbab, bodytext, footer, images, dan style lainnya untuk dapat digunakan bersama-sama dalam beberapa berkas (file).[1] Pada umumnya CSS dipakai untuk memformat tampilan halaman web yang dibuat dengan bahasa HTML dan XHTML.[1]

CSS dapat mengendalikan ukuran gambar, warna bagian tubuh pada teks, warna tabel, ukuran border, warna border, warna hyperlink, warna mouse over, spasi antar paragraf, spasi antar teks, margin kiri, kanan, atas, bawah, dan parameter lainnya.[1] CSS adalah bahasa style sheet yang digunakan untuk mengatur tampilan dokumen.[2] Dengan adanya CSS memungkinkan kita untuk menampilkan halaman yang sama dengan format yang berbeda.[2]

Sejarah CSS
Nama CSS didapat dari fakta bahwa setiap deklarasi style yang berbeda dapat diletakkan secara berurutan, yang kemudian membentuk hubungan ayah-anak (parent-child) pada setiap style.[3] CSS sendiri merupakan sebuah teknologi internet yang direkomendasikan oleh World Wide Web Consortium atau W3C pada tahun 1996.[2] Setelah CSS distandarisasikan, Internet Explorer dan Netscape melepas browser terbaru mereka yang telah sesuai atau paling tidak hampir mendekati dengan standar CSS.[3]

Versi
Untuk saat ini terdapat tiga versi CSS, yaitu CSS1, CSS2, dan CSS3. CSS1 dikembangkan berpusat pada pemformatan dokumen HTML, CSS2 dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan terhadap format dokumen agar bisa ditampilkan di printer, sedangkan CSS3 adalah versi terbaru dari CSS yang mampu melakukan banyak hal dalam desain website. CSS2 mendukung penentuan posisi konten, downloadable, huruf font, tampilan pada tabel /table layout dan media tipe untuk printer. Kehadiran versi CSS yang kedua diharapkan lebih baik dari versi pertama.
 CSS3 juga dapat melakukan animasi pada halaman website, diantaranya animasi warna hingga animasi 3D. Dengan CSS3 desainer lebih dimudahkan dalam hal kompatibilitas websitenya pada smartphone dengan dukungan fitur baru yakni media query. Selain itu, banyak fitur baru pada CSS3 seperti: multiple background, border-radius, drop-shadow, border-image, CSS Math, dan CSS Object Model.

Penulisan
Saat masuk pada bagian CSS, sering dijumpai kode sebagai berikut:

h1 {
    color: #0789de;
   }
Bagian pertama sebelum tanda '{}' dinamakan selector, sedangkan yang diapit oleh '{}' disebut declaration yang terdiri dari dua unsur, yaitu property dan value.[4] Selector dalam pernyataan di atas adalah h1, sedangkan color adalah property, dan #0789de adalah value.[4]
Selain itu ada tiga metode penulisan CSS atribut, yaitu :[5]





Embedded Style Sheet
CSS didefinisikan terlebih dahulu dalam tag <style> ... </style> di atas tag <body>.[5] Pada pendefinisian ini disebutkan atribut-atribut CSS yang akan digunakan untuk tag-tag HTML, yang selanjutnya dapat digunakan oleh tag HTML yang bersangkutan.[5]

Contoh penggunaan CSS dengan metode Embedded Style Sheet :[5]

<html>
<head>
<title>Contoh Bentuk Embedded</title>
</head>

<style>
body {background:#0000FF; color:#FFFF00; margin-left:0.5in}
h1 {font-size:18pt; color:#FF0000}
p {font-size:12pt; font-family:arial; text-indent:0.5in}
</style>

<body>
<h1 id="cth1">Judul ini berukuran 18 dengan warna merah!</h1>
<p id="cth2">Tag p ini di format dengan besar font 12 point dengan tipe font Arial dan mempunyai identasi 0.5 inch </p>
<p id="cth3">Yang perlu diperhatikan juga bahwa body disini telah diformat dengan margin kiri 0.5 inch dan warna background biru</p>
</body>
</html>



Sifat CSS
Ada dua sifat CSS yaitu internal dan eksternal.[6] Jika internal yang dipilih, maka skrip itu dimasukkan secara langsung ke halaman website yang akan didesain.[6] Kalau halaman web yang lain akan didesain dengan model yang sama, maka skrip CSS itu harus dimasukkan lagi ke dalam halaman web yang lain itu.[6]

Sifat yang kedua adalah eksternal di mana skrip CSS dipisahkan dan diletakkan dalam berkas khusus.[6] Nanti, cukup gunakan semacam tautan menuju berkas CSS itu jika halaman web yang didesain akan dibuat seperti model yang ada di skrip tersebut.[6]

Fakta Menggunakan CSS
Fakta Menggunakan CSS diantaranya : [7]

  • Telah didukung oleh kebanyakan browser versi terbaru, tetapi tidak didukung oleh browser-browser lama.
  • Lebih fleksibel dalam penempatan posisi layout. Dalam layouting CSS, kita mengenal Z-Index untuk menempatkan objek dalam posisi yang sama.
  • Menjaga HTML dalam penggunaan tag yang minimal, hal ini berpengaruh terhadap ukuran berkas dan kecepatan pengunduhan.
  • Dapat menampilkan konten utama terlebih dahulu, sementara gambar dapat ditampilkan sesudahnya.


  • Penerjemahan CSS setiap browser berbeda, tata letak akan berubah jika dilihat di berbagai browser


  • CSS adalah layouting "Masa Depan" dengan penggabungan bersama XHTML.

Contoh Berkas CSS
<html>
<head>
<style type="text/css">
body
{
background-color:#d0e4fe;
}
h1
{
color:orange;
text-align:center;
}
p
{
font-family:"Times New Roman";
font-size:20px;
}
</style>
</head>
 
<body>
 
<h1>CSS example!</h1>
<p>This is a paragraph.</p>
 
</body>
</html>
 
 
 
Keuntungan Penggunaan CSS
Jika anda memiliki beberapa halaman website dimana anda menggunakan font arial untuk tulisannya, lalu suatu hari anda bosan dengan arial dan ingin mengganti ke trebuchet, anda harus merubah satu per satu halaman website anda dan merubah tipe font dari arial menjadi trebuchet.
Dengan menggunakan css, dimana semua halaman web memakai css yang sama, anda cukup merubah satu baris kode css untuk merubah font di semua halaman web dari arial ke trebuchet.
Jadi, keuntungan menggunakan CSS, lebih praktis! 

Kekurangan Penggunaan CSS
Tidak semua browser mengartikan kode CSS dengan cara yang sama. Jadi kadang-kadang, tampilan web dengan CSS terlihat baik di browser yang satu, tapi berantakan di browser yang lain. Jadi anda harus memeriksa tampilan supaya terlihat baik di semua browser dan menambahkan kode-kode khusus browser tertentu jika memang dibutuhkan agar tampilan web anda terlihat baik di semua browser.

 

Pengetian CSS



CSS = Cascading Style Sheets ( Bahasa lembar Gaya ). CSS merupakan bahasa yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup / markup language. Jika kita berbicara dalam konteks web, bisa di artikan secara bebas sebagai : CSS merupakan bahasa yang digunakan untuk mengatur tampilan / desain suatu halaman HTML.

Pengertian CSS
·         CSS adalah singkatan dari Cascading Style Sheets. Berisi rangkaian instruksi yang menentukan bagiamana suatu text akan tertampil di halaman web.
·         Perancangan desain text dapat dilakukan dengan mendefinisikan fonts (huruf) , colors (warna), margins (ukuran), latar belakang (background), ukuran font (font sizes) dan lain-lain. Elemen-elemen seperti colors (warna) , fonts (huruf), sizes (ukuran) dan spacing (jarak) disebut juga “styles”.
·         Cascading Style Sheets juga bisa berarti meletakkan styles yang berbeda pada layers (lapisan) yang berbeda.
·         CSS terdiri dari style sheet yang memberitahukan browser bagaimana suatu dokumen akan disajikan.
·         Fitur-fitur baru pada halaman web lama dapat ditambahkan dengan bantuan style sheet.
·         Saat menggunakan CSS, Anda tidak perlu menulis font, color atau size pada setiap paragraf, atau pada setiap dokumen. Setelah Anda membuat sebuah style sheet, Anda dapat menyimpan kode tersebut sekali saja dan dapat kembali menggunakannya bila diperlukan.


Keuntungan Menggunakan CSS
·         CSS memberikan keseragaman pada halaman web.
·         Dengan CSS dapat menghemat banyak waktu dan pekerjaan berulang. Saat menggunakan CSS, perubahan tidak perlu dilakukan dalam setiap halaman web. Anda hanya perlu membuat perubahan dalam style sheet.
·         CSS memungkinkan Anda untuk memuat halaman web Anda dengan mudah.
·         Layers (Lapisan), seperti item pop-up, dapat digunakan dalam dokumen.
·         CSS membantu Anda memelihara halaman web Anda dengan mudah dan efektif.

Senin, 07 Oktober 2013

Definisi PHP, MySQL, Apache, Web Server, HTTP, IP Address, dan URL

PHP
PHP adalah kependekan dari PHP: Hypertext Preprocessor, bahasa interpreter yang mempunyai kemiripan dengan C dan Perl.PHP dapat digunakan bersama dengan HTML sehingga memudahkan dalam membuat aplikasi web dengan cepat. Dapat digunakan untuk menciptakan dynamic website baik itu yang memerlukan penggunaan database ataupun tidak.
MySQL
MySQL adalah Relational Database Management System (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). Dimana setiap orang bebas untuk menggunakan MySQL, namun tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat closed source atau komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam database sejak lama, yaitu SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian database, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis. Keandalan suatu sistem database (DBMS) dapat diketahui dari cara kerja optimizer-nya dalam melakukan proses perintah-perintah SQL, yang dibuat oleh user maupun program-program aplikasinya. Sebagai database server, MySQL dapat dikatakan lebih unggul dibandingkan database server lainnya dalam query data. Hal ini terbukti untuk query yang dilakukan oleh single user, kecepatan query MySQL bisa sepuluh kali lebih cepat dari PostgreSQL dan lima kali lebih cepat dibandingkan Interbase
Apache
Server HTTP Apache atau Server Web/WWW Apache adalah server web yang dapat dijalankan di banyak sistem operasi (UnixBSDLinuxMicrosoft Windows dan Novell Netware serta platform lainnya) yang berguna untuk melayani dan memfungsikan situs web. Protokol yang digunakan untuk melayani fasilitas web/www ini mengunakan HTTP.
Apache memiliki fitur-fitur canggih seperti pesan kesalahan yang dapat dikonfigur, autentikasi berbasis basis dataantarmuka pengguna berbasis grafik (GUI) yang memungkinkan penanganan server menjadi mudah. dan lain-lain. Apache juga didukung oleh sejumlah
Apache merupakan perangkat lunak sumber terbuka dikembangkan oleh komunitas terbuka yang terdiri dari pengembang-pengembang dibawah naungan Apache Software Foundation.
Web Server
Web server adalah software yang menjadi tulang belakang dari world wide web
(www). Web server menunggu permintaan HTTP atau HTTPS dari client yang menggunakan browser seperti Netscape Navigator, Internet Explorer, Modzilla, dan program browser lainnya.
Jika ada permintaan dari browser, maka web server akan memproses permintaan itu
kemudian memberikan hasil prosesnya berupa data yang diinginkan kembali ke
browser. Data ini mempunyai format yang standar, disebut dengan format SGML
(standar general markup language). Data yang berupa format ini kemudian akan
ditampilkan oleh browser sesuai dengan kemampuan browser tersebut.
HTTP
HTTP adalah sebuah protokol meminta/menjawab antara client dan server. Sebuh client HTTP seperti web browser, biasanya memulai permintaan dengan membuat hubungan TCP/IP ke port tertentu di tuan rumah yang jauh (biasanya port 80). Sebuah server HTTP yang mendengarkan di port tersebut menunggu client mengirim kode permintaan (request), seperti “GET / HTTP/1.1″ (yang akan meminta halaman yang sudah ditentukan), diikuti dengan pesan MIME yang memiliki beberapa informasi kode kepala yang menjelaskan aspek dari permintaan tersebut, diikut dengan badan dari data tertentu. Beberapa kepala (header) juga bebas ditulis atau tidak, sementara lainnya (seperti tuan rumah) diperlukan oleh protokol HTTP/1.1. Begitu menerima kode permintaan (dan pesan, bila ada), server mengirim kembali kode jawaban, seperti “200 OK”, dan sebuah pesan yang diminta, atau sebuah pesan error atau pesan lainnya.
Alamat IP
alamat IP adalah alamat komputer dan alamat interface router dalam lingkungan jaringan berprotokol TCP/IP. Alamat ini harus unique. Alamat IP berfungsi sebagai ID suatu komputer/router dalam sebuah alamat network. Alamat network adalah alamat dimana sejumlah alamat IP berada pada satu segmen jaringan.
( menunjukan deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6))
URL
Uniform Resource Locator (URL) adalah rangkaian karakter menurut suatu format standar tertentu, yang digunakan untuk menunjukkan alamat suatu sumber – seperti dokumen dan gambar – di Internet.

Jumat, 04 Oktober 2013

Belajar Animasi Menggunakan Macromedia Flash

Animasi adalah gambar bergerak dan kali ini kita pakai program macromedia flash aja ya….
secara garis besar animasi menggunakan macromedia flash di bedakan menjaadi beberapa bagian, diantaranya :

1. animasi frame by frame
animasi ini pada dasarnya seperti menggambar di bagian belakang buku kita waktu SD dan di gerakan satu persatu, atau dengan kata lain kita menggambar satu persatu gambar per gerakan, umumnya digunakan untuk membuat animasi kartun yang membutuhkan gambar detail. langkah-langkahnya kayak kurang lebihnya seperti ini :
a. gambar smiley di stage menggunakan ‘oval tools‘ pada toolbox dan akan jadi seperti ini :

b. blok semua gambar dan jadikan satu group dengan menekan ‘ctrl + g’
c. klik kanan pada timeline 10, pilih ‘insert keyframe’ kemudian blok gambar dan pilih ungroup atau break apart dengan menekan tombol ‘ctrl + b’
d. ubah gambar mata pada gambar dengan agak terbuka seperti berikut

e. ualangi langkah yang sama pada time ke-10 dan buat agak lebar pada bagian matanya.

f. jalankan dengan menekan tombol ‘enter’
atau kalo pingin lihat hasilnya bisa download ke sini
2. animasi tweened
animasi ini lebih sederhana di bandingkan animasi frame by frame, kurang lebih seperti ini langkah-langkahnya :
a. sebagai obyek saya menggunakan file superman agar lebih menarik, tapi kita juga dapat menggunakan obyek bangun yang dibuat dengan toolbox.
b. setelah gambar selesai dibuat convert ke symbol agar lebih mudah dengan cara mengklik ‘F8′ atau menu ‘modify > convert to symbol’
c. klik 50 pada timeline kemudian klik kanan pilih ‘insert keyframe’
d. pindahkan obyek gambar ke tempat yang lain, kita dapat memodifikasi dengan menganti ukuran atau posisinya
e. klik kanan di antara waktu 0 s/d 50 kemudian pilih ‘create motion tween’ dan akan tampak seperti gambar berikut :

atau kalo mo download hasilnya dapat di klik di sini
3. animasi shape tweening
animasi ini hampir sama seperti sebelumnya hanya ditambahkan perubahan bentuk saya, sedangkan langkah-langkahnya sebagai berikut :
a. lebih asik menggunakan huruf atau bisa juga menggunakan bangun yang dibuat dari toolbox. pindahkan kursor ke time 50 pada timeline kemudian klik kanan dan pilih ‘insert keyfrema’
b. letakkan kursor pada time 1 dan kita buat obyek gambar, kemudian letakkan kursor di waktu 50 dan kita buat juga obyek gambar yang berbeda
c. klik time 1 pada timeframe, kemudian pada sebelah tengah bawah pilih ’shape’ pada menu ‘tween’ dan lakukan hal yang sama pada time 50 di timeframe.

Kamis, 03 Oktober 2013

Pengertian HTML dan fungsinya



Pengertian HTML


HTML (HyperText Mark up Language) merupakan suatu metoda untuk mengimplementasikan konsep hypertext dalam suatu naskah atau dokumen. HTML sendiri bukan tergolong pada suatu bahasa pemrograman karena sifatnya yang hanya memberikan tanda (marking up) pada suatu naskah teks dan bukan sebagai program.

Pengertian HTML bila di jabarkan berdasarkan kata-kata penyusunnya HTML dapat diartikan lebih dalam lagi menjadi :

Hypertext

Link hypertext adalah kata atau frase yang dapat menunjukkan hubungan suatu naskah dokumen dengan naskah-naskah lainnya. Jika kita klik pada kata atau frase untuk mengikuti link ini maka web browser akan memindahkan tampilan pada bagian lain dari naskah atau dokumen yang kita tuju.

Markup

Pada pengertiannya di sini markup menunjukkan bahwa pada file HTML berisi suatu intruksi tertentu yang dapat memberikan suatu format pada dokumen yang akan ditampilkan pada World Wide Web.

Language

Meski HTML sendiri bukan merupakan bahasa pemrograman, HTML merupakan kumpulan dari beberapa instruksi yang dapat digunakan untuk mengubah-ubah format suatu naskah atau dokumen.

Pada awalnya HTML dikembangkan sebagai subset SGML (Standard Generalized Mark-up Language). Karena HTML didedikasikan untuk ditransmisikan melalui media Internet, maka HTML relatif lebih sederhana daripada SGML yang lebih ditekankan pada format dokumen yang berorientasi pada aplikasi.

Perkembangan HTML


Sebelum suatu HTML disahkan sebagai suatu dokumen HTML standar, ia harus disetujui dulu oleh W3C untuk dievaluasi secara ketat. Setiap terjadi perkembangan suatu versi HTML, maka mau tak mau browser pun harus memperbaiki diri agar bisa mendukung kode-kode HTML yang baru tersebut. Sebab jika tidak, browser tak akan bisa menampilkan HTML tersebut.

HTML versi 1.0
Kemampuan yang dimiliki versi 1.0 ini antara lain heading, paragraph, hypertext, list, serta cetak tebal dan miring pada teks. Versi ini juga mendukung peletakan image pada dokumennya tanpa memperbolehkan meletakkan teks disekelilingnya (wrapping).

HTMl versi 2.0
Pada versi ini, penambahan kualitas HTML terletak pada kemampuannya untuk menampilkan suatu form pada dokumen. Dengan adanya form ini, maka kita dapat memasukkan nama, alamat, serta saran/kritik. HTML versi 2.0 ini merupakan pionir dari adanya homepage interaktif.

HTML versi 3.0
HTML versi 3.0 menambahkan beberapa fasilitas baru seperti table. Versi ini yang disebut juga sebagai HTML+ tidak bertahan lama dan segera digantikan HTML versi 3.2

HTML versi 4.0
HTML versi 4 ini memuat banyak sekali perubahan dan revisi dari pendahulunya. Perubahan ini terjadi di hampir segala perintah-perintah HTML seperti table, image, link, text, meta, imagemaps, form, dan lain- lain.

HTML versi 5
HTML versi 5 ini merupakan HTML versi terakhir pada saat sumber ini diambil. Pada HTML ini memiliki fitur baru yaitu  : Unsur kanvas untuk menggambar, Video dan elemen audio untuk media pemutaran, Dukungan yang lebih baik untuk penyimpanan secara offline, Elemen konten yang lebih spesifik, seperti artikel, footer, header, nav, section, Bentuk kontrol form seperti kalender, tanggal, waktu, email, url, search.

Secara garis besar terdapat 4 jenis elemen dari HTML yaitu :
1. Structural.
Adalah suatu tanda atau kode program yang menentukan level atau tingkatan dari sebuah tulisan (contoh, <h1>Internet</h1> akan memerintahkan browser untuk menampilkan "Internet" sebagai tulisan tebal besar yang menunjukkan sebagai Heading 1
 2. Presentational.
Adalah suatu tanda atau kode yang menentukan tampilan dari sebuah tulisan, tidak peduli dengan level dari tulisan tersebut. (contoh : <b>Cetak Tebal</b> maka pada browser akan menampilkan "Cetak Tebal". Namun kode-kode presentational saat ini sudah mulai digantikan dengan penggunaan CSS (Cascading Style Sheets) dan tidak direkomendasikan lagi untuk mengatur tampilan tulisan.
  3. HyperText.
Suatu tanda atau kode program HTML yang menunjukkan hubungan (link) ke bagian lain dari dokumen tersebut atau link ke dokumen lain.
contoh : 
 <a href="http://dejavanta.blogspot.com/">Download software</a>
maka pada browser akan menampilkan "Download software" sebagai sebuah hyperlink yang menuju ke URL http://dejavanta.blogspot.com/
   4. Elemen
Widget yang membuat objek-objek lain seperti tombol <button>, list <li>, dan garis horizontal <hr>, Konsep hypertext pada HTML memungkinkan kita untuk membuat link pada suatu kelompok kata atau frase untuk menuju ke bagian manapun dalam World Wide Web (WWW).
Ada tiga macam link yang dapat kita gunakan :
    • Link menuju bagian lain dari page
    • Link menuju page lain dalam satu web site
    • Link menuju resource atau web site yang berbeda.
Selain markup presentational , markup yang lain tidak menentukan bagaimana tampilan dari sebuah tulisan. Namun untuk saat ini, penggunaan tag HTML untuk menentukan tampilan telah dianjurkan untuk mulai ditinggalkan, dan sebagai gantinya digunakan Cascading Style Sheets atau biasa disingkat CSS.
Contoh dokumen HTML sederhana adalah seperti di bawah ini :
<!DOCTYPE html>
<html>
  <head>
    <title>'''Hello World''</title>
  </head>
  <body>
    <p>Welcome to my site!</p>
  </body>
</html>

Untuk mencobanya dengan media yang paling sederhana, anda bisa mengetikkannya pada media NOTE PAD yang ada di Windows, kemudian file anda simpan dengan format dokumen html. (contoh : test.html).
Maka ketika file test.html tersebut anda buka, maka file akan langsung mengarah pada web browser untuk membaca / menampilkan hasil dari perintah dokumen HTML tersebut. 
HEAD
Bagian header dari document HTML di apit oleh tag <HEAD></HEAD> di dalam bagian ini biasanya dimuat tag TITLE yang menampilkan judul dari halaman pada titlenya browser. Selain itu Bookmark juga megunakan tag TITLE untuk memberi mark suatu web site. Browser menyimpan “title” sebagai bookmark dan juga untuk keperluan pencarian (searching) biasanya title di gunakan sebagai keyword. Header juga memuat tag META yang biasanya di gunakan untuk menentukan informasi tertentu mengenai document HTML, anda bisa menentukan author name, keywords, dan lainnya pada tag META.
Contoh :
<meta name="author" content="dejavanta">
Elemen Body
Bagian BODY, yang dinyatakan dengan tag <BODY>isi content</BODY>, merupakan tubuh atau isi dari dokumen HTML dimana anda meletakan informasi yang akan ditampilkan pada browser.
Tag
HTML tidak membedakan penggunaan huruf besar ataupun huruf kecil dari suatu elemen. Suatu elemen HTML terdiri dari tag-tag beserta teks yang ada dalam tag-tag tersebut. Tag ini dinyatakan dengan tanda lebih kecil (<) dan tanda lebih besar (>). 
Tag biasanya merupakan suatu pasangan yang disebut dengan : 
1. Tag awal, yang dinyatakan dalam bentuk <nama tag> 
2. Tag akhir, yang dinyatakan dalam bentuk </nama tag>
Format : <nama tag> teks yang ditampilkan </nama tag> 
Contoh : Untuk menampilkan teks dalam format teks miring. misalnya untuk tampilan : Teks ini terlihat miring di browser anda. maka perintah HTML nya adalah :
<i>Teks ini terlihat miring di browser anda</i>
Atribute
Tag awal bisa memiliki beberapa buah atribut yang menyatakan karakteristik dari suatu tag tersebut.
Misalnya digunakan untuk membuat teks dengan pengaturan rata kiri pada suatu paragraf. Maka tag yang digunakan adalah :

<div style="text-align: left">

dan atribut yang menyertainya adalah ALIGN dengan nilai left. Nilai atribut ALIGN hanya bisa berupa center, left, right atau justify.

Selasa, 01 Oktober 2013

Cara Membuat Animasi Bergerak Sederhana

     
  Sekarang kita akan membuat animasi bergerak sederhana dengan menggunakan program Photoshop. Dalam suatu tutorial yang sangat sederhana yang mungkin semua sudah tahu.

Ini dia hasil dari pekerjaan yang akan coba kita buat.




      Langkah Pembuatan Animasi Menggunakan Photoshop :

1.) Buka Aplikasi Photoshop

2.) Ctrl + N ( untuk membuat layer )

3.)  File > Open > Pilih gambar 1












 Gambar 2.













4.) Pindah gambar ke layer 1 klik Regtangular marquee tool

5.) Tekan Ctrl lalu geser kursor ke LAYER, klik ELLIPTICAL MARQUEE TOLL untuk membuat lingkaran ditengah gambar dengan menekan SHIFF kemudian DELETE .












6.) Pindah Gambar 2 kelayer , Tekan Ctrl lalu geser kursor ke LAYER

7.) Untuk gambar terlihat seperti asli klik fx pilih OUTER GLOW

8.) Klik animasi > LAYER 2 > Menambah DUPLIKATE LAYER  > atur FRAME TO ADD untuk LAYER 1= 10

9.) Mengatur frame to add untuk layer 2=12 > tambah DUPLIKATE

10.)  Mengatur  waktu Putaran masing-masing 0,2

Animasi sudah jadi seperti gambar paling atas. :)



INTI-nya, jangan takut MENCOBA karena kita tidak akan tau apa yang akan kita dapatkan. Okeh-okeh.. : ) X ) : p

Terima Kasih, dan tunggu tutorial yang lebih kompleks dari yang sangat sederhana ini. :)

Twitter